Komander Barack Obama, Hero Umat Islam??

Dengan Nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang, yang mengerakkan jari jemari ini untuk menulis, sesuci cinta buat kekasih Allah, Rasulallah SAW dan para Mujahidin yang sedang berjuang di Jalan-Nya.


Alhamdulillah saya masih lagi diberikan nafas untuk menulis selepas habis sahaja exam(ohh..seronok). Pertama2 nya saya nak minta maaf kepada pembaca2 yang duduk terlopong tunggu post2 terbaru di Alam maya pemudekahfi ini. Hampir seminggu saya tak sentuh2 komputer demi untuk mengefocuskan terhadap exam yang perlu diperfocuskan. Bak kate orang2 tue zaman ini"komputer,handphone, laptop, mainframe komputer, supercomputer ni adalah Dajal" entah betul entah tak. Walau ape pun bagi saya komputer ni adalah suatu tangge demi mencapai matlamat yang tinggi buat diri saya(keh3).

Hari ini saya bukan sahaja nak meleter tapi saya nak mentazkirah kepada diri saya dan korang semua yang bahawasanya dunia ini dah hampir2 ke penghujung rancangan. Banyak tanda2 awal telah muncul. Jadi dimanakah persiapan kita? ade ke tak persiapan tu? Atau korang tengah duduk2 di kedai Pak Mat mengumpat jiran rumah korang yang tidak solat subuh pagi tadi. Habis tu korang duduk ngumpat2 tu, korang solat ke tak? Atau ade yang tengah duduk tengok wayang cerite "senario kembali". Macam mana kalau korang tengah tergelak2 tu tibe2 Kiamat datang? Ape korang nak buat mase tu? semoga hidup kita di akhiri dengan cara yang baik disisi Allah. InsyaAllah.

Sebelum saya straight to the point, Saya nak bertanya kepada2 Pembaca2 yang budiman, korang kenal tak Malcolm X? Atau bile dengar nama Malcolm je, Mungkin terlintas di pemikiran korang Cerita Malcolm in the Middle. Cerite budak2 tu yang entah ape2. Atau korang langsung tidak tahu siapa itu Malcolm X?

Malcolm X atau nama-nya setelah pulang dari haji Di Mekah, Malik Al-Syabazz dilahirkan oleh pasangan Nega(kulit hitam) kemudian kedua ibubapanya dibunuh oleh orang Kulit hitam yang ekstrimis. Tetapi Allah SWT mengasihinya dengan memberikan petunjuk Islam kepada nya. Oklah setakat ini sahaja, korang boleh lah search biodatanya di internet.

Bagaimana pula dengan Barack Obama yang juga orang kulit hitam? Korang kenal tak manusia ni? Kalau masih lagi tak kenal boleh lah search kat internet.(malas nak explain)

Semalam saya berborak-borak dengan beberapa orang sahabat ini. Mereka tak sabar2 tunggu Obama naik jadi President Amerika 20 January ni sebab Obama sahaja yang dapat menghentikan kekejaman Israel di Palestin. Amboi mana hang pa(loghat kelantan kot, hehe) tahu??

Malcom X berada di sisi sebelam kanan, sedang duduk diantara dua sujud, berpakaian rapi, khusyuk di dalam sebuah masjid. Teks di bawahnya tertulis (dengan bahasa Arab) Malcom X rahimahullah. Sementara itu, di sisi sebelah kiri, nampak Barack Husein Obama, mengenakan topi khas Yahudi, skulakap dan ditemani beberapa Rabi Yahudi, juga sedang berdoa khusyuk di tembok ratapan, Israel. Teks dibawahnya tertulis, juga dengan bahasa Arab, Barack Husein Obama.

Saya masih lagi teringat akan kata2 Barack Obama dalam suatu wawancara, Obama mengulangi lagi janji dalam kempennya bahawa ia akan menarik ke luar seluruh pasukan AS dari Iraq dan akan memindahkan fokus militer AS ke Afghanistan. Sikap dan tindakan Barack Obama ini jelas merupakan konsistensi dan eksistensi develepensi berdiskripsi Perang Salib yang dilakukan oleh Amerika yang kali ini berada di bawah komando Barack Obama.

Demi untuk mencapai pucuk kepemimpinan di Amerika, Barack Obama pun mengumbar janji dan komitmen untuk mendukung habis-habisan yahudi zionis Israel dan berjanji pula untuk menghabisin mujahidin, terutama di Iraq dan Afghanistan(Ini memang harga tiket untuk masuk ke gedung putih)

Adat Istiadat Yahudi





Komander Obama pernah cakap “Saya memiliki komitmen yang jelas dan kuat atas keamanan Israel sekutu terkuat kita di wilayah itu dan satu-satunya wilayah itu negara dengan demokrasi yang mapan. Dan itu akan menjadi titik awal saya”
-dicuri oleh New York Sun Editorial-

Obama juga pernah berjanji kepada Dewan Demokrasi Yahudi Nasional (The National Jewish Democratic Council-NJDC) pada Februari 2007 sebelum dia menjadi presiden AS. Berikut janjinya

“Jika saya menjadi presiden Amerika, maka negara ini harus bahu membahu dengan Israel. Mereka yang telah bekerja dengan saya di Chicago pada Dewan dan sekarang ada di Senat AS akan menyaksikan bahwa saya bukan Cuma cakap besar. Saya akan melakukan apapun jika menyangkut paut dengan keamanan Israel.”

“Saya berjanji kepada Anda bahawa saya akan melakukan apapun yang saya mampu dalam kepasitas apapun untuk tidak hanya menjamin keamanan Israel tapi juga menjamin bahawa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu.” Demikian ungkapan hati Mr Obama dalam sebuah acara tajaan Kedutaan Besar Israel di Washington untuk menghormati hari jadi Israel yang ke-60.

Sikap Obama kepada kaum Muslimin juga sudah sangat jelas, sebagaimana ungkapannya kepada Hamas “Saya sudah mengatakan, mereka adalah organisasi teroris, yang tak boleh diajak negoisasi(negotiate) kecuali jika mereka mengakui Israel, meninggalkan kekerasan, dan kecuali mereka mau diam oleh perjanjian sebelumnya antara Palestina dan Israel.”

Jadikan apekah dengan kata2nya yang begini korang masih lagi mengharapkan Amerika untuk membantu Palestin?? Bangun lah dari lamunan wahai pembaca2 alam maya sekalian. Marilah kita bangkit dalam memperjuangkan Islam yang tercinta ini. Janganlah kita mengaharapkan sesuatu yang tidak pasti yang sudah pasti akan menjatuhkan Islam.

Barack Obama sendiri telah menunjukkan jati dirinya, serta pembelaannya kepada ‘anak emas’ Amerika, zionis yahudi. Barack Obama telah menunjukkan betapa terlahir dari seorang ayah yang muslim bukanlah jaminan untuk kemudian juga menjadi seorang muslim dan berpihak kepada Islam dan kaum Muslimin, Sementara itu, seorang Malcom X yang terlahir dari seorang ayah kristian, namun akhirnya menjadi muslim yang soleh, dan berjuang untuk tegaknya Islam, bahkan mati ketika memperjuangkan Islam. Subhanallah!

Kesimpulannya, walaupun Barack Obama dan Malcom X sama-sama berasal dari keturunan yang sama (negro), dan kedua-duanya juga dikenal sebagai orator ulung, simpatik, penuh karismatik dan disukai ramai orang, namun keimanan dan pilihan akhir hidup mereka tidaklah serta merta sama. Petunjuk atau hidayah senyatanya adalah hak dan kehendak Allah SWT kepada siapa pun yang dikehendakiNya.

"Sesungguhnya petunjuk (hidayah) itu datang dari Allah Ta’ala. Siapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada seorang pun yang boleh menyesatkannya, dan sebaliknya siapa yang Allah sesatkan, tidak ada seorang pun yang boleh menunjukkannya"

Category:
Reactions: 

3 tautan hati:

shahadah said...

salam..
benarlah! rumah putih cume bertukar warna..warna keturunannya sahaja yg berbeza..namun pemikiran yahudi tetap sama. merampas keamanan dunia dan hak beragama..semoga Allah pecah belahkan mereka dan menyatukan hati2 umat Islam seluruhnya..amin.

shahadah said...

salam..ana minta izin untuk sebarkan yg akhi tulis ni di emel?syukran.

HafizuddinPirus said...

w,salam,

Ya, Yahudi Laknatullah sedang merancang sesuatu untuk menghancuri umat Islam. Kita sebagai seorang Islam harusnya merancang lebih baik. Marilah kita bangkit wahai jiwa2 pemuda. Bak kata pak suharto " jika diberi aku 4 orang pemuda, akan aku gegarkan dunia"

Ya silakan InsyaAllah..